Minggu, 03 Juni 2012

spektrofotometer

Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu pada suatu obyek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet.Sebagian dari cahaya tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan. Nilai absorbansi dari cahaya yang dilewatkan akan sebanding dengan konsentrasi larutan di dalam kuvet.
Skema
Skema Spektrofotometer
Skema Spektrofotometer
Syarat Pelarut dalam Spektrofotometri
  1. Dapat melarutkan cuplikan
  2. Tidak menyerap sinar yang digunakan
  3. Tidak bereaksi dengan cuplikan
Jenis – Jenis Spektrofotmeter
1. Berdasarkan pada daerah spektrum yang akan dieksporasi, terdiri dari :
a. Spektrofotometer sinar tampak (Vis).
  • Sumber cahaya yang digunakan adalah lampu tungsten halogen.
  • Lampu tungsten halogen menghasilkan cahaya tampak dalam daerah panjang gelombang 350-800 nm.
  • Lampu tersebut terbuat dari tabung kuarsa yang berisi filamen tungsten dan sejumlah kecil iodine.
  • Lampu ini mirip dengan lampu yang terdapat dalam perumahan dan perkantoran.
b. Spektrofotometer sinar tampak (Vis) dan ultraviolet (UV)
  • Sumber cahaya yang digunakan adalah kombinasi antara lampu tungsten halogen dan lampu deuterium (D2).
  • Lampu deuterium (D2) dapat menghasilkan cahaya dalam daerah 160-380 nm.
2. Berdasarkan teknik optika sinar, terdiri dari :
a. Spektrofotometer optika sinar tunggal (single beams optic)
  • Semua cahaya melewati seluruh sel sampel.
  • Contoh alat spektrofotometer single beam adalah spektronik 20.
  • Alat ini merupakan desain paling awal tetapi masih banyak digunakan baik dalam pengajaran maupun laboratorium industri.
Skema Spektrofotometer single Beam
Skema Spektrofotometer single Beam

Kalibrasi Panjang gelombang
  • menggunakan filter gelas holium oksida yang memupnyai panjang gelombang acuan (nm) :
clip_image006
  • pasang  filter gelas holium oksida pada kompartemen sampel dan kompartemen pembanding dibiarkan kosong (udara)
  • Scan spektrum serapan holium oksida, bandingkan panjang gelombang spektrum yang diperoleh dengan data panjang gelombang acuan.
Kalibrasi Absorbans
  • Buat larutan kalium dikromat 50 + 0,5 mg dalam 1 liter 0,005 mol/L asam sulfat (larutan A)
  • Buat larutan kalium dikromat 100 + 1  mg dalam 1 liter 0,005 mol/L asam sulfat (larutan B)
  • buat larutan 0,005 mol/L asam sulfat sebagai pembanding dan bandingkan hasilnya dengan data acuan (+ 2%)
clip_image008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar