Kamis, 03 Mei 2012

hipertensi

Hipertensi adalah istilah medis dimana kondisi tekanan darah tinggi, beberapa orang menyebutnya penyakit tekanan darah tinggi, namun pada kenyataannya, hipertensiadalah suatu gejala penyakit! Dokter ahli jantung tidak menyebutnya suatu penyakit hipertensi. Hipertensi dikenal sebagai "silent killer" karena tidak memiliki gejala awal tetapi dapat menyebabkan penyakit jangka panjang dan komplikasi yang berakibat fatal.Pengertian hipertensi sendiri menurut kesepakatan WHO adalah keadaan seseorang apabila mempunyai tekanan sistolik sama dengan atau lebih tinggi dari 160 mmHg dan tekanan diastolik sama dengan atau lebih tinggi dari 80 mmHg secara konsisten dalam beberapa waktu.

Jenis jenis hipertensi / tekanan darah tinggi

Hipertensi dalam dunia kedokteran terdapat 2 jenis yaitu hipertensi primer (hipertansi esensial) dan hipertensi sekunder. Hipertensi sekunder lebih buruk prognosisnya dibandingkan hipertensi primer dan perlu penanganan secara tepat. Kebanyakan orang tidak mengetahui dirinya terkena hipertensi, apalagi hipertensi primer, namun hipertensi primer sangat mudah diobati.
Kebanyakan masyarakat masih menganggap hipertensi adalahhal yang sepele, padahal melihat komplikasinya jika terjadipenyakit tekanan darah tinggi pada seseorang bisa berujung pada kematian. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana meningkatkan kesadaran publik akan bahaya penyakit tekanan darah tinggi ini.


Resiko berkaitan dengan hipertensi

Menurut studi penelitian dan kenyataan berdasarkan epidemiologi, risiko kematian serangan jantung (penyakit jantung) secara langsung berhubungan dengan tekanan darah tinggi, hipertensi terutama sistolik. Semakin tinggi tekanan darah Anda, semakin tinggi risiko . Kontrol seumur hidup untuk mempertahankan hipertensi menurunkan risiko komplikasi seperti serangan jantung dan stroke.

Cara Pengobatan
Semua pasien dengan pembacaan tekanan darah lebih besar dari 120/80 harus didorong untuk membuat modifikasi gaya hidup, seperti makan diet sehat, berhenti merokok, dan berolahraga lebih banyak. Pengobatan dengan obat dianjurkan untuk menurunkan tekanan darah kurang dari 140/90 mmHg. Untuk pasien yang menderita diabetes atau penyakitginjal kronis tekanan darah yang dianjurkan adalah kurang dari 130/80 mmHg.
Cara mengobati tekanan darah tinggi melibatkan perubahan gaya hidup dan mungkin terapi obat. Sebuah langkah penting dalam mencegah dan pengobatan hipertensi adalah gaya hidup sehat. Kita dapat menurunkan tekanan darah dengan perubahan gaya hidup berikut ini:
  1. Menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan atau obesitas.
  2. Berhenti merokok.
  3. Makan makanan yang sehat, termasuk diet DASH (makan lebih banyak buah, sayuran, dan produk susu rendahlemak, kurang jenuh dan lemak total).
  4. Mengurangi jumlah natrium dalam diet kurang dari 1.500 miligram per hari.
  5. Olahraga yang teratur (seperti jalan cepat paling tidak 30 menit sehari, beberapa hari seminggu).
  6. Berhenti atau meminimalkan konsumsi alkohol.
 Cara mengobati tekanan darah tinggi juga dapat dilakukan dengan pengobatan hipertensi/ darah tinggi. Ada beberapa jenis obat yang dipakai untuk mengobati tekanan darah tinggi, seperti Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor, Angiotensin- reseptor blocker (ARB), Diuretik, Beta-blocker, Kalsium channel bloker, Alpha-blocker, Alpha-agonis, Renin Inhibitor, dll. Diuretik sering direkomendasikan sebagai baris pertama dari pengobatan hipertensi bagi kebanyakan orang yang menderita tekanan darah tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar